TJP MAN 2 PALEMBANG BERKOMPETISI DALAM AJANG LOMBA JURNALISTIK SISWA INDONESIA (LJSI) DENGAN TEMA “MERDEKA BELAJAR, GELORA BUDAYA, INDONESIA BAHAGIA”
“ Merdeka Belajar, Gelora Budaya, Indonesia Bahagia” Nama               : Alyatisa Asal Sekolah     : MAN 2 PALEMBANG Kemerdekaan adalah hal yang sangat penting dan bersejarah bagi Indonesia, terutama untuk warganya, sorak sorai terdengar dari seluruh penjuru Indonesia waktu itu.  Pada masa penjajahan, rakyat Indonesia mengalami berbagai penderitaan, seperti kerja paksa, tidak mendapatkan berbagai hak warga negara, hingga tidak bisa bersekolah. Kita tidak bebas. Hal ini pun membuat rakyat Indonesia melakukan berbagai cara untuk bisa kembali merdeka dari penjajah. Cara yang dilakukan adalah dengan berperang, mengatur strategi, melakukan berbagai perjanjian, hingga memperjuangkan pendidikan. Dengan berbagai upaya yang dilakukan dalam waktu bertahun-tahun, akhirnya bangsa Indonesia memperoleh kemerdekaannya. Kemerdekaan rakyat Indonesia didapatkan saat para penjajah tidak lagi berada di Indonesia dan melakukan penjajahan. Lalu? Bagaimana dengan kemerdekaan dalam belajar bagi siswa? Menurut saya, belum merdeka, kita dituntut untuk bisa melakukan dan menguasai seluruh pelajaran, contohnya Ujian Nasional yang menjadi indikator keberhasilan bagi siswa, bukankah dalam merdeka belajar kita dapat diberikan kesempatan belajar dengan bebas dan nyaman juga gembira tanpa tekanan? Dan dapat memperhatikan bakat alami kita dan bukannya dituntut untuk menguasai seluruh pelajaran. Saya sering sekali melihat Orang Tua yang sering memarahi anaknya, dikarenakan anaknya tidak mendapatkan hasil yang memuaskan di ulangan atau ujian mereka, namun ini adalah langkah yang salah, tidak semua anak dapat mengerti dan memahami seluruh pelajaran, setiap manusia memiliki bakat sendiri dan bakat itulah yang harus dikembangkan sesuai dengan perkembangan jaman, dengan adanya perkembangan jaman, banyak sekali siswa yang terpengaruh dari dunia barat dan budaya asing, mereka menganggap dunia barat dan budaya asing lebih keren dan tidak ketinggalan zaman,  tetapi saya melihat sudah banyak generasi muda yang menyukai seni teater, seni tari, seni film Indonesia, dan yang lainnya, ini merupakan salah satu langkah agar generasi muda tidak melupakan budaya lokal Indonesia, generasi muda juga dapat memperkenalkan budaya lokal Indonesia, agar terkenal di Luar Negeri, sehingga banyak yang mengenal budaya Indonesia, ini juga sudah banyak dilakukan oleh siswa yang mengikuti pertukaran pelajar antar negara, mereka memperkenalkan Indonesia sambil belajar budaya dari negara tersebut, ini dapat dijadikan contoh bagi Generasi Muda,  namun walaupun begitu banyak sekali generasi muda yang lebih menginginkan untuk menjadi Youtuber atau Selebgram dibandingkan menjadi Insinyur, Dokter, atau Guru, padahal Generasi Muda harusnya bisa menjadi penyambung estafet bagi bangsa Indonesia, Indonesia membutuhkan karya-karya baru dari Generasi Muda, dan berharap agar mereka dapat mengelola Sumber Daya Alam Indonesia yang banyak dikelola oleh Negara Asing. Penggunaan barang-barang impor juga harus diperhatikan, sebagai generasi muda kita harus banyak menggunakan barang-barang ekspor demi meningkatkan ekonomi negara, besar harapan Orang Tua terdahulu agar generasi muda dapat membuat Indonesia lebih maju, karena generasi muda adalah pijakan Indonesia, termasuk dalam sikap sopan santun, masih banyak generasi muda yang tidak sopan dan santun terhadap orang tua, padahal sopan dan santun adalah salah satu ciri khas Indonesia yang dikenal oleh negara lain dan  harus dilanjutkan oleh Generasi Muda.  Hari Kemerdekaan sudah kita lewati dan kita rayakan, walau kita merayakan dalam kondisi New Normal, namun ada banyak hal yang belum merdeka dari negeri ini, Oleh karena itu, generasi muda harus bersatu dan bersama-sama meningkatkan kemajuan Indonesia melalui Merdeka Belajar, Gelora Budaya, dan Indonesia bahagia, ketika generasi muda dan guru sama-sama merdeka, dan disatukan melalui budaya Indonesia yang kuat, maka kita akan menuju Indonesia Bahagia, namun dapatkan kita melakukan hal tersebut?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *